Categories
News

Nestapa Pencari Suaka Di Nauru Bag4

Michael Bochenek, Penasihat Senior HRW untuk Divisi Hak Anak, menyusup ke Nauru pada Juli 2016 bersama peneliti lain untuk menyambangi kamp di Nauru tanpa visa legal. Mereka mewawancarai 20 orang di sana dan melihat sendiri kehidupan di penjara. Kepadanya, para pencari suaka mengaku diperlakukan sewenang-wenang dan tidak mendapat perawatan medis. Mereka juga acap jadi korban perbuatan kriminal, seperti perampokan warga sekitar.

”Jiwa kami mati di tubuh yang hidup. Kami tidak punya harapan atau motivasi,” ujar seorang imigran. Dari sejumlah orang yang diwawancarai, terungkap bahwa keinginan melakukan bunuh diri muncul dalam pikiran banyak orang. Laporan yang dipublikasikan tersebut menyulut aksi protes berbagai kalangan. Bahkan 103 anggota staf Nauru dan Pulau Manus, seperti dokter, guru, manajer, dan pekerja sosial, mendesak pusat detensi itu ditutup.