Categories
News

Nestapa Pencari Suaka Di Nauru Bag4

Michael Bochenek, Penasihat Senior HRW untuk Divisi Hak Anak, menyusup ke Nauru pada Juli 2016 bersama peneliti lain untuk menyambangi kamp di Nauru tanpa visa legal. Mereka mewawancarai 20 orang di sana dan melihat sendiri kehidupan di penjara. Kepadanya, para pencari suaka mengaku diperlakukan sewenang-wenang dan tidak mendapat perawatan medis. Mereka juga acap jadi korban perbuatan kriminal, seperti perampokan warga sekitar.

”Jiwa kami mati di tubuh yang hidup. Kami tidak punya harapan atau motivasi,” ujar seorang imigran. Dari sejumlah orang yang diwawancarai, terungkap bahwa keinginan melakukan bunuh diri muncul dalam pikiran banyak orang. Laporan yang dipublikasikan tersebut menyulut aksi protes berbagai kalangan. Bahkan 103 anggota staf Nauru dan Pulau Manus, seperti dokter, guru, manajer, dan pekerja sosial, mendesak pusat detensi itu ditutup.

Categories
News

Penyisiran Anggaran Jadi Prioritas

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indra wati mengatakan penyisiran belanja peme rintah bakal menjadi prioritas untuk me nyehatkan kondisi fskal tahun depan, saat defsit anggaran diperkirakan semakin le bar. ”Anggaran yang kredibel sangat pen ting agar kepercayaan publik, termasuk investor, semakin meningkat,” kata Sri di kantornya, Kamis pekan lalu. Sejak menjabat Menteri Keuangan pada 27 Juli lalu, Sri memangkas belanja kemen terian/lembaga Rp 65 triliun serta dana transfer ke daerah Rp 68,8 triliun.

Dalam penyusunan Rancangan Anggaran Penda patan dan Belanja Negara 2017, ia kembali memangkas belanja negara pada pos dana transfer daerah, serta mematok asumsi pe nerimaan Rp 219 triliun lebih rendah dari pada APBN-P 2016 yang tidak realistis. Strategi pengetatan anggaran yang dipi lih, menurut Sri, tak lepas dari kondisi di la pangan. Dia memberi contoh serapan ang garan di tingkat pusat dan daerah yang ti dak optimal, sehingga bisa memantik pe nyelewengan. Rasionalisasi juga diterap kan pada sisi penerimaan. Dengan kondisi perekonomian saat ini, target pendapatan negara pada RAPBN 2017 lebih rendah 2,7 persen daripada APBN-P 2016.

Categories
News

Mendeteksi Preeklamsia Sejak Dini Bag5

Dari 14.861 jumlah persalinan, 30 orang di antaranya meninggal dan 232 nyaris meninggal. Dari jumlah nyaris meninggal tersebut, 70,6 persennya disebabkan oleh preeklamsia. Sedangkan dari jumlah yang meninggal tadi, 50 persennya disebabkan oleh preeklamsia. Masalahnya, belum ada cara untuk memprediksi terjadinya preeklamsia. Preeklamsia biasanya baru ketahuan setelah tekanan darah dan kadar protein urine ibu naik.

Saat itu gejala awal preeklamsia sudah terjadi dan harus ditangani segera. Jika terlambat, sang ibu bisa mengalami preeklamsia dan perkembangan janinnya terhambat. Ujungnya bisa menyebabkan kematian pada keduanya. ”Ada yang meninggal, ada yang nyaris meninggal,” ucap dokter yang berpraktek di Rumah Sakit Anak dan Bunda Harapan Kita, Jakarta, ini. Untuk mengurangi angka kematian ibu hamil, Didi mencari cara buat meramalkan kemungkinan terjadinya preeklamsia.

Categories
News

Gerakan Belajar Bersama

Kepala Desa Pundungan, Danang Setiawan,  menjelaskan gerakan itu muncul atas keprihatinan atas kondisi anak-anak yang mengikuti pembelajaran daring selama setahun terakhir akibat pandemi Covid-19. “Tak semua orang tua bisa membelikan ponsel dan kuota Internet untuk anak mereka. Makanya dengan komunitas belajar bersama Desa Pundungan, kami berinisiatif sedekah ilmu buat adik-adik agar bisa belajar di mana sajaserta belajar yang membahagiakan,” kata Danang saat berbincang dengan Espos, Rabu (10/3/2021).Sekretaris Desa Pundungan, Novita Kesiyarinni, menambahkan selama pembelajaran daring

bergulir, anak-anak cenderung bermain. “Anak-anak itu cenderung hanya bermain dan tanpa mendapatkan ilmu. Selain itu, banyak orang
tua yang tidak bisa mendampingi anak mereka secara maksimal karena tidak memiliki ponsel,” urai dia.

Rekomendasi Artikel : Harga Mesin Kopi

Pemerintah desa berinisiatif mengumpulkan anak-anak, terutama usia SD untuk belajar di satu tempat, yakni di Joglo Sindon. Joglo tersebut merupakan aset salah satu warga yang selama ini kerap digunakan untuk kegiatan keagamaan, seperti TPA dan pengajian. Kali ini tempat tersebut dimanfaatkan sebagai tempat belajar bersama. Guna mendukung kegiatan belajar mengajar, joglo itu dilengkapi fasilitas Wifi gratis.
Awalnya hanya segelintir anak yang memanfaatkan tempat tersebut untuk belajar. Namun, dua pekan terakhir atau sejak pemerintah desa
menggencarkan gerakan Pundungan mengajar, ada puluhan anak yang berdatangan.

Novita mengatakan kegiatan tetap dijalankan sesuai protokol kesehatan. Anak-anak diwajibkan mencuci tangan mereka sebelum dan sesudah belajar serta mengenakan masker selama kegiatan bergulir. “Kegiatan biasanya berjalan mulai pukul 08.00 WIB sampai 11.00 WIB,” kata Novita.

Anak-anak tersebut dipandu para sukarelawan yang merupakan kelompok pemuda setempat usia SMA, mahasiswa, serta warga lain.
Para perangkat Desa Pundungan pun ikut mendampingi anak-anak tersebut mengerjakan tugas serta memandu mereka ketika kesulitan
memahami materi pelajaran.

Rekomendasi Artikel : Harga Mesin Bakso

Seperti Novita yang ikut mendampingi anak- anak tersebut. “Kalau saya pribadi karena dulu pernah menjadi editor buku, jadi tidak begitu kaget ketika mendampingi anak-anak.

Begitu pula kemarin Pak Kasi Kesejahteraan karena biasa mengajar mengaji, jadi terbiasa.

Kalau pendampingan sementara ini disesuaikan dengan tugas sekolah mereka yang diberikan guru di sekolah secara daring,” kata dia.
Novita mengatakan gerakan itu mendapatkan tanggapan positif dari orang tua anak. Selain itu, gerakan tersebut memantik warga lain
untuk ikut bersedekah ilmu. “Ada salah satu guru yang juga warga Pundungan akan ikut bergabung mendampingi anak-anak,” kata dia.
Sukarelawan pengajar anak-anak, Berliana, 18, dan Nanda, 16, mengatakan awalnya hanya 20-30 anak yang belajar di tempat tersebut.
Lambat laun, jumlah anak yang ikut belajar di Joglo Sindon bertambah mencapai 80 orang.

Rekomendasi : Harga Mixer Roti

Tak hanya fasilitas berupa Wifi dan pendampingan, dijoglo tersebut anak-anak juga mendapatkan fasilitas makan gratis. Saban selesai kegiatan pembelajaran, mereka menikmati aneka hidangan yang disajikan di tempat tersebut. “Hidangannya juga berasal dari sedekah,” kata salah satu pendamping, Amin Asy’ari.

Sebanyak 30 orang pejabat eselon III di lingkungan Pemkab Sragen
mengikuti Pendidikan Dan Latihan (Diklat) Kepemimpinan Tingkat Administrator yang diadakan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sragen yang bekerja sama dengan Badan Pengembangan SDM Jawa Tengah, Rabu (10/3/2021).

Diklat tersebut baru kali pertama digelar di Sragen karena situasi pandemi Covid-19. Sebelumnya diklat selalu digelar di tingkat Jawa Tengah.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga langsung menyampaikan materi diklat setelah menyerahkan materi diklat secara simbolis kepada dua orang perwakilan peserta diklat. Kepala BKPSDM Sragen Sutrisna
mengatakan hasil diklat ini akan menambah nilai atau poin bagi yang bersangkutan untuk bisa mengikuti open bidding atau lelang jabatan eselon II yang kosong di Sragen. Diklat menjadi sarana pengembangan
kompetensi pejabat administrator demi mewujudkan kepemimpinan dan kinerja yang tinggi.
“Diklat akan dilaksanakan mulai Rabu [10/3/2021] sampai 8 Juli 2021 mendatang yang terbagi dalam tiga tempat, yakni di aula Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen, Balai Diklat BKPSDM Sragen, dan di aula Dinas Arsip dan Perpustakaan Sragen,” ujarnya.
Dia menjelaskan 30 peserta diklat terdiri atas tujuh orang perempuan dan 23 laki-laki dari 24 organisasi perangkat daerah (OPD). Metode pembelajaran dalam diklat, ujar dia, menggunakan metode gabungan antara virtual dan klasikal dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Sementara itu, Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyampaikan semula ada 130 orang calon peserta. Yuni, sapaan Bupati, kemudian memilih 30 orang saja berdasarkan integritas, kecerdasan, dan kinerja kepemimpinannya. Yuni meminta kepercayaan yang diberikan dimanfaatkan sebaik-baiknya.

“Ikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh. Kalau tidak mau naik jabatan, silakan bisa menolak tetapi akan masuk ke kotak hitam. Pada saat nanti terakhir membuat proper maka tidak semua akan saya layani. Hanya meminta tim untuk menyeleksi dan mengambil tiga terbaik.
Tiga proper terbaik itulah yang akan mendapat dukungan dari Bupati,” ujarnya. Dia mengatakan ketiga proper terbaik dipilih bukan karena faktor kedekatan personal tetapi memang benar-benar proper terbaik. Yuni meminta Sekretaris Daerah (Sekda) untuk menyeleksi tiga proper terbaik tersebut.

Categories
News

Titik Balik Djokovic

Australia Terbuka, Indian Wells Masters, dan Miami Terbuka. Setelah melewati musim turnamen tanah liat dan memasuki musim turna men lapangan rumput, Djokovic mulai memper lihatkan kemampuan nya yang meningkat. Ia mampu mencapai final di turnamen Queen Club dan akhirnya memenangi Wimbledon. Tak ber henti di situ, dia kem bali meraih juara di Cincinnati Masters, sebelum akhirnya berjaya di Flushing Meadows pada Senin dinihari lalu. Dalam laga final Ame Novak Djokovic memi- lih menepi dari per- saingan tenis papan atas dunia tiga bulan lalu.

Setelah tersingkir di perempat final Prancis Terbuka pada pertengah an Juni lalu, dia bersama istrinya mendaki gunung Montagne Saeinte-Victoire di Prancis selatan. “Saya merasa kecewa setelah tersingkir di Prancis Terbuka. Saya kecewa dengan level permainan saya,” kata Djokovic. “Ketika kami mendaki gunung, saya ingat saat itu duduk dan hanya meng hirup udara segar dan melihat dunia dari sudut pandang itu. Saya berpikir soal tenis dan merasakan gairah itu lagi. Tentu saja, itu menjadi titik balik saya.” Ya, Djokovic akhirnya bangkit lagi setelah terpu ruk sejak pertengahan tahun lalu karena didera cedera siku. Bahkan, sete lah menjalani operasi awal tahun ini, dia belum bisa menunjukkan performa sempurna di lapangan.

Categories
News

Atraksi Buaya di Asam Kubang, Medan

Medan punya suguhan lain yang fantastis, yakni sebuah peternakan buaya. Berlokasi di desa Asam Kubang, 10 kilometer saja dari pusat kota Medan, peternakan ini menyimpan 2.800 ekor buaya. Kebanyakan adalah buaya muara, Crocodilus porosus. Sedang sisanya sedikit buaya Sinyulung yang bermoncong lebih ramping.

Peternakan ini terletak di Jl. Bunga Raya II. Di tepi jalan ada sebuah reklame yang terbuat dari besi bergambar buaya. Sebuah lahan parkir disediakan bagi pengunjung, di mana kita kemudian berada di sebuah beranda yang menyajikan sedikit info tentang buaya Asam Kubang ini. Beranda ini merangkap warung yang menjual makanan dan minuman ringan, souvenir hingga karcis masuk ke peternakan. Sekaligus jika kita mau membeli unggas untuk makanan buaya atau biaya atraksi.

Begitu masuk, kita melalui sebuah gang kecil di mana di sisinya terdapat tiga kolam kecil berisi buaya-buaya yang sedang berjemur. Pada kolam ketiga ada seekor buaya sendiri berwarna hitam legam yang panjangnya sekitar 4-5 meter, usianya sudah lebih dari 40 tahun. Sejajar dengan ketiga kolam tadi, ada kolam-kolam lainnya. Buaya-buaya yang masih berusia 3-6 tahun tampak asyik berjemur, sesekali berendam. Tapi ada pula satu kolam yang berisi satu ekor buaya dewasa yang buntung, tanpa ekor. Punggungnya pun sudah berwarna kehitaman. Sementara pada buaya-buaya yang masih muda, punggungnya berwarna campuran kuning dan hitam.

Pada bagian tengah, ada lagi sederet kolam-kolam yang berisi buaya-buaya yang masih terbilang muda, dari berbagai ukuran. Sementara pada bagian belakang, masih banyak lagi kolam. Sedang di salah satu sisinya ada halaman luas, di mana unggas dan monyet-monyet disimpan di dalam kandang. Yang paling menarik adalah pada sisi berseberangan, yakni sebuah telaga rawa kecil, yang dipagari dengan tembok dan besi. Isinya buaya-buaya yang sudah dewasa, bergerak kesana kemari. Nah, di danau inilah umpan berupa unggas untuk buaya-buaya itu bisa dijadikan atraksi. Secara keseluruhan, luas peternakan buaya ini sendiri 2 hektar.

Selain itu, dengan membayar biaya tambahan Rp 50.000,- kita juga bisa menikmati atraksi monyet lucu yang mengambil makanan dari mulut buaya. Pertama, seorang pawang akan mengeluarkan seekor buaya yang cukup besar dari salah satu kolam. Dengan menarik ekor dan mendekap badannya, sang buaya takluk. Tampaknya pula sang buaya sudah tahu bahwa tiba saatnya ia naik pentas, pasrah ditaruh di atas sebuah kursi kayu panjang. Pawangpun melap buaya tersebut hingga kering. Lalu, seekor baboon yang telah dilepas dari kandangnya –meski masih mengenakan rantai—akan dipancing untuk mengambil makanan dari mulut buaya.

Maksud pawang memancing dengan membuka mulut buaya lalu menaruh pisang sedikit demi sedikit agar sang baboon mengambilnya. Memang demikian kejadiannya, sang baboon memasukkan kepalanya ke dalam mulut buaya lalu mengambil dan menjilat pisang-pisang itu. Sementara sang buaya diam pasrah. Yang lucu, dalam praktiknya, kadang sang baboon yang mengambil inisiatif membuka rahang buaya seperti sekaligus memberi perintah. Dan lagi-lagi sang buaya menurut pasrah.

Biasanya, di akhir atraksi, sang pawang menyilakan pengunjung yang mau berfoto untuk naik ke punggung buaya. Kesempatan langka, tapi tak banyak yang mau…

Categories
News

Rekomendasi Restoran Jepang Favorit di Jakarta

Jakarta Menawarkan begitu banyak pilihan berkuliner, orang dari belahan dunia manapun nampaknya akan menemukan makanan ala Catering Jakarta yang sesuai dengan lidahnya disini. kali ini kita akan bahas tentang makanan khas negeri sakura.

Ada beberapa restoran masakan jepang di Jakarta dan sekitarnya, disini saya akan memberi sedikit info buat anda yang sedang mencari restoran masakan jepang, karna disini saya akan menjelaskan sedikit nama dan daftar makanan faforit di restoran jepang yang ada di Jakarta, dan tentu nya dengan harga murah,berkualitas dan masakannya seperti di restoran restoran di jepang sana dan tentu saja biasa memuaskan lidah anda.Sakana

Restoran Jepang yang pertama adlah Sakana yang terletak di lantai bawah gedung Mid plaza jl. Sudirman.  Sashimi ,sushi,kakifurai,(tiram goring)serta berbagai ikan bakar yang rasanya nikmat,dan menyediakan aneka masakan seafood lainya menjadi faforit yang tersedia.

Edogin lokasinya terletak di bawahhotel mulia Senayan. Layanan makan malam pada restoran ini adalah layanan prasmanan. Jenis makanan di restoran sangat unik dan lucu dan buahnya dalam sajian cukup banyak dan dengan beberapa tambahan tamu dapat meminum bir sepuasnya.

Restoran jepang EN terletak di EXPlaza jl. M.H.Thamrin. Menu sushi dan sashimi di restoran ini sangat enak dan juga menu makanan lainnya. Ruangannyapun didesain modern,dan cocok untuk tempat santai, berkumul dengan keluarga karena cukup lapang dan biasa memuaskan pegunjung.

Restoran jepang berikutnya adalah restoran sakura yang terletak di jl. R.A. Kartini lebak bulus. Tak jauh dari mal POINDS(supermarket Giant).

Cukup banyak pengujung yang sering mengunjungi tempat ini karna sashimi dan sushinya enak dan lucu lucu nama dan bentuknya. Restoran besar ini menyediakan tempat tertutup baik ruangan tatami maupun dengan kursi dan meja biasa saja.

Untuk anda para pecinta restoran jepang dengan masakan masakannya yang sangat khas, maka segera kunjungi beberapa lestoran masakan jepang yang terletak di Jakarta tersebut dan nikmati berbagai menu menu favorit yang tersedia dan ramahnya pelayanan yang diberikan. Kuliner di jakarta tak akan ada habisnya, silahkan nikmati dan Selamat mencoba..

Categories
News

Inspirasi, 3 Kebudayaan Negara Jerman yang Patut Untuk Kita Tiru

Pernahkah anda menonton sebuah video youtube yang memberikan perbandingan di jalan raya ketika sebuah mobil ambulans lewat? Nah, salah satu video yang ditampilkan adalah video ketika sebuah ambulans melewati sebuah jalan raya besar di Jerman.

Karena Jerman merupakan sebuah negara maju dan industri yang sudah cukup mapan. Termasuk kebudayaan negera Jerman yang modernitas juga sangat mudah ditemukan dalam masyarakat dan negara jerman.

Baca Juga: Tips Membeli Nasi Box

Di dalam video tersebut anda pasti bisa melihat bahwa mobil-mobil di depan ambulans dengan kesadaran sendiri memberikan jalan di tengah-tengah. Agar ambulans yang membawa orang sakit tersebut bisa segera lewat ke rumah sakit. Video juga membandingkan dengan budaya-budaya di negara berkembang semacam india dan indonesia. Dimana banyak yang acuh tak acuh dan membiarkan ambulans terjebak ke dalam kemacetan.

Nah, kebudayaan negara Jerman dan budaya masyarakat maju biasanya terbentuk karena mereka telah berpengalaman bertahun-tahun dalam menata masyarakat. Agar terbentuk struktur yang adil, melindungi seluruh masyarakat dan tidak bertentangan dengan hak asasi manusia. Coba anda bandingkan dengan negara berkembang seperti kita di Indonesia. Pastinya akan sangat jauh berbeda.

Masyarakat Jerman Dikenal Dengan Slogan “Made In Germany”

Nah, bagi anda yang ingin studi ke Jerman. Atau melakukan pemagangan di Jerman, kunjungan bisnis, atau kunjungan wisata. Anda harus perhatikan beberapa kebudayaan negara Jerman yang berbeda dengan kebudayaan negara Indonesia. Pemahaman ini diperlukan agar anda tidak terkena penyakit budaya (atau biasa disebut dengan culture shock). atau dalam kajian budaya disebut dengan gegar budaya. Gegar budaya biasanya menimbulkan ketidaknyamana, merasa inferior dan putus asa dalam bersosialisasi dengan orang jerman.

Berikut beberapa kebudayan masyarakat dan negara Jerman yang perlu anda ketahui. Dalam sistem masyarakat jerman dikenal slogan “made in germany”. slogan ini biasanya digunakan dalam menyebut industri jerman yang sangat terkenal luar biasa. Ribuan perusahaan besar hidup dan tumbuh di Jerman dengan berkembang pesat. Mulai dari industri bahan kimia, ototmotif hingga penerbangan. Selain itu, slogan ini juga digunakan untuk menandai bahwa produksi jerman memang berkualitas tinggi.

Inspirasi, 3 Kebudayaan Negara Jerman yang Patut Untuk Kita Tiru

Selain itu, dalam ranah budaya. Made in germany juga bisa disebut kualitas budaya masyarakat Jerman di beberapa hal sangat positif dan meemberikan inspirasi bagi banyak negara sehingga sangat patut untuk ditiru dan berikut ini adalah ulasannya:

1. Tepat Waktu

Kebudayaan negara Jerman yang paling utama adalah “on time” atau tepat waktu. Jika anda perhatikan jadwal kereta, subway, kereta bawah tanah, trem, pesawat hingga kapal di jerman sangat presisi dalam soal waktu.

Jadi jangan bayangkan dengan di di indonesia yang bisa dinego. Jika anda menggunakan transportasi di jerman. Pastikan anda sudah mengetahui jadwalnya dengan tepat. Selain itu, ketika anda sedang berjanji dengan seseorang di suatu tempat. Datanglah tepat waktu, atau 5 menit lebih awal dari janji yang telah dibuat. Masyarakat jerman sangat disiplin dan mengikuti aturan.

2. Gemar membaca dan mengedepankan kualitas hidup

Kebudayaan negara Jerman yang selanjutnya adalah banyak masyarakat Jerman gemar membaca buku dan mengedepankan kualitas hidup sehat.

Dan banyak masyarakat jerman yang menghabiskan waktu di trem, kereta bawah tanah dan kendaraan umum sambil membaca buku. Kebiasaan ini menyumbang tingkat literasi yang lumayan tinggi.

Selain itu, mengedepankan kualitas hidup bisa diukur bahwa orang jerman jika bekerja. Dia akan bekerja sepenuh hati. Nah, ketika tiba jadwal istirahat atau liburan. Mereka akan gunakna jadwal istirahat dan libur secara maksimal juga.

3. Penuh dedeikasi

Budaya negara Jerman selanjutnya adalah penuh dedikasi. Produk-produk yang dihasilkan industri jerman selalu mengedepankan keselataman bagi manusia. Hal itu karena desain produk yang dikerjakan selalu mengedepankan dedikasi untuk masa depan agar pengguna produk bisa menjadi konsumen loyal.

Categories
News

Film Pendek Memiliki Kelebihan Yang Berbeda

Yogya yang lain, saya sudah susah menemuinya. Karena rasa penasaran dan visual yang selalu membekas itu, akhirnya saya putuskan saja membuatnya dalam bentuk film. Mengapa Anda memilih konteks yang lebih ”modern”? Saya memiliki ketertarikan tersendiri untuk menuangkannya dalam konteks zaman sekarang yang dekat dengan saya.

Saya membuatnya dengan harga yang lebih mahal, yakni 10 ribu rupiah per batang, dan hal ini dilakukan seorang karyawan restoran. Semua itu adalah fantasi dan imajinasi saya terhadap gadis korek api. Mengapa penting memperlihatkan kedua alat kelamin secara frontal? Bagi saya, dua alat kelamin itu adalah bentuk lingga dan yoni, laki-laki dan perempuan, di mana keduanya akan saling melengkapi untuk kehidupan.

Jika salah satu peran hilang, yang satu akan berjuang lebih keras untuk hidupnya, seperti tokoh Diah, yang harus menghidupi anaknya sendirian. Jadi saya rasa lingga dan yoni harus ada di dalam film karena inilah yang bisa menggambarkan keseimbangan laki-laki dan perempuan sebagai manusia. Bagaimana dengan para pesaing Anda? Apakah sempat menyaksikan film mereka? Ada sepuluh film pendek (termasuk film saya) yang berkompetisi, di antaranya film Portugal, Brasil, Prancis, Yunani, dan Taiwan.

Semuanya saya tonton dan semua keren. Mereka memiliki bahasa sinema khas masing-masing. Tidak melulu naratif dan struktur tiga babak. Mereka memiliki gaya bertutur yang berbeda antara satu dan yang lain. Secara teknis, kualitas kamera mereka jauh lebih baik dibanding saya karena menggunakan kamera profesional, seperti Red Camera dan Alexa. Sedangkan saya hanya Canon 5D Mark III. Dari sisi anggaran produksi, mereka jauh lebih besar.

Menurut Anda, apa keistimewaan film pendek dibanding film panjang? Film pendek memiliki kekuatan menyampaikan sebuah pesan dalam waktu singkat dan efisien. Penonton tidak perlu duduk berlama-lama untuk menikmati drama dan konflik sampai akhirnya menuju premis seperti halnya film panjang. Film pendek lebih fleksibel untuk diputar di berbagai waktu dan memiliki pesan yang cepat tersampaikan.

Website : kota-bunga.net

Categories
News

Peluang Rumah Vaksin – Membidik Keluarga Menengah Part 2

Peluang Rumah Vaksin – Membidik Keluarga Menengah Part 2

Trust Level Tinggi Tentu bukan tanpa sebab Rumah Vaksinasi bisa tumbuh relatif cepat. Selain biaya yang murah, layanan yang diberikan rupanya lebih dari standar. “Keunggulan kami dalam pelayanan adalah dalam hal konsultasi. Orangtua yang membawa anaknya untuk vaksinasi bisa bertanya sampai detail ke dokternya, termasuk tentang tumbuhkembang anaknya. Itu yang mereka senangi,” tutur Dr. Ahmad. Menurut alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini, pasien datang untuk mendapatkan layanan imunisasi atau vaksinasi di Rumah Vaksinasi, kebanyakan anakanak. Komposisinya, 80 – 85% pasien anak-anak dan selebihnya pasien dewasa.

Sumber : Jasa Seo Semarang

Semula Rumah Vaksinasi memberi layanan mengingatkan (orang tua) pasien bila tiba waktunya vaksinasi. “Setelah kami evaluasi, layanan tersebut membutuhkan waktu cukup banyak. Bentuk layanan kemudian kami ubah dengan menuliskan jadwal vaksinasi berikutnya di buku catatan imunisasi pasien.” Layanan lebih yang diberikan ini memang memberi keuntungan dari sisi promosi. Dari mulut ke mulut kredibilitas Rumah Vaksinasi dengan mudah menyebar luas. “Akhir-akhir ini (orang tua) pasien yang datang ke sini, sekitar 60% atas rekomendasi temannya,” jelas Dr. Ahmad. Menurut bujangan berusia 27 tahun ini, bidang kesehatan memiliki trust level sangat tinggi.

Misalnya, seseorang yang mau datang ke rumah sakit besar, ia akan bertanya siapa dokter yang bagus. “Ini juga berlaku di vaksinasi. Orang yang datang ke sini untuk vaksinasi dan merasa puas, ia akan merekomendasikan ke temannya. (Rekomendasi) ini jauh dipercaya dibandingkan dengan cara promosi lainnya,” tambahnya. Tak heran, duplikasi Rumah Vaksinasi terjadi cukup cepat. Hanya dalam tempo dua tahun pusat layanan imunisasi dan vaksinasi ini telah hadir di 15 titik. Bagi masyarakat, kondisi ini semakin memudahkan dalam mendapatkan layanan. Namun, bagi pengelolanya kondisi ini melahirkan hal yang sebaliknya.

Ketika cabangnya sudah banyak, Dr. Ahmad dan timnya menghadapi tantangan untuk menjaga agar kualitas layanan tetap bagus. “Ngontrol satudua cabang termasuk mudah. Tapi kalau ngotrol belasan cabang, kami perlu (mengontrol) lebih intens. Untuk mengatasinya, kami membuat grup Whatsapp untuk semua dokter agar bisa saling sharing. Kalau ada hal yang mau ditanyakan bisa lewat situ. Selain itu, saya juga melakukan kunjungan rutin ke cabang-cabang. Mereka juga menyampaikan laporan mengenai kondisi pasiennya setiap bulan. Dari situ, kami bisa memantau. Kalau ada yang bisa diperbaiki, kami bisa mengetahui dari situ,” papar dokter yang tengah menimba ilmu manajemen di Institut Teknologi Bandung ini.