Categories
News

Mengatasnamakan ’Atas Nama’

Teks proklamasi, pada satu saat, pasti harus kita hafal saat duduk di sekolah dasar. tapi kini saya tertarik untuk membahas kata majemuk ”atas nama” dalam teks itu. Akhir-akhir ini gabungan kata itu mengalami perkembangan yang mengherankan, kalau tidak bisa dibilang aneh. Gabungan kata hubung (atas) dan kata benda (nama) ini sejak awal memang membingungkan.

Dalam kamus yang saya temukan, tak ada contoh penggunaan yang mendekati makna dalam teks proklamasi yang saya singgung sebelumnya. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) edisi keempat, dikatakan bahwa atas nama berarti menggunakan nama atau memakai nama. Lalu cobalah hubungkan dengan teks proklamasi. Apakah tepat makna itu?

Categories
Parenting

Sudah Siapkah Si Kecil Masuk TK?

Meski tahu ajaran baru akan dimulai bulan Juni, beberapa taman kanak-kanak sudah membuka pendaftaran murid baru sejak bulan-bulan ini. Namun ternyata kesiapan anak masuk TK tidak hanya diukur dari usia saja, lo. Menjelang tahun ajaran baru, banyak orangtua mulai sibuk mengikutkan anaknya dalam kanak-kanak alias TK.

Baca juga : Beasiswa S1 Jerman

Harapannya, trial class di taman saat tahun ajaran baru tiba, si kecil sudah berseragam TK. Nah, soal masuk TK, kebanyakan orangtua masih berpatokan pada usia. Sama halnya dengan sebagian besar sekolah yang menentukan usia minimal masuk kelas TK A adalah 4 tahun. Pada usia tersebut anak dianggap sudah bisa ditinggal dan sudah waktunya bersosialisasi di luar rumah. Namun, siap tidaknya anak masuk TK, sebenarnya tidak hanya bergantung pada usia.

Sebab, kesiapan sekolah idealnya berfokus pada kemampuan anak memenuhi tuntutan tugas sekolah, bukan sekadar siap belajar semata. 3 ASPEK KESIAPAN ANAK Jadi, ada tiga aspek yang bisa kita jadikan panduan kesiapan anak masuk TK, yaitu aspek fisik, aspek kognitif, dan aspek sosial emosional. Masing-masing aspek perlu dilihat sebagai satu kesatuan, sehingga jika ada salah satu syarat yang belum terpenuhi, ja ngan sampai anak dipaksakan untuk tetap bersekolah.

Sekali lagi, usia 4 tahun hanyalah salah satu syarat. Di luar usia tersebut, masih banyak faktor yang perlu kita pertimbangkan dengan saksama. ¦ Kesiapan fisik. Kesiapan fisik meliputi kondisi kesehatan serta keterampilan motorik kasar dan halus. Kesehatan ini melihat apakah anak dalam kondisi sehat, sehingga anak memiliki tingkat energi yang cukup dan imunitas yang baik alias jarang sakit.

Sedangkan keterampilan motorik kasar bisa kita amati dari bagaimana anak mampu menggerakkan seluruh anggota tubuhnya untuk beragam aktivitas motorik kasar, seperti berlari, naik turun tangga, memanjat, melompat, melempar, meluncur di papan selun- 24 curan, dan lainnya. Keterampilan motorik halus yang perlu dikuasai anak sebelum masuk TK adalah makan sendiri, menggenggam pensil atau alat tulis lain dengan tepat, menjumput benda kecil, menyusun balok atau lego, dan lainnya.

Sumber : https://ausbildung.co.id/