Categories
Resep

Nikmatnya Ayam Suwir Honje, Ini Kuncinya

Harumnya daun honje (kecombrang) menjadi kunci kelezatan ayam suwir merek Ibu Ruli ini. Meskipun menggunakan merek dari nama sang Ibu, namun pria bernama Noor Al Kautsar (33) inilah yang meroketkan sajian lezat ini. Pria yang akrab disapa Ucay ini memanfaatkan keahlian bibinya, Uwa Rita. “Nah, resep inilah yang diajarkan kepada Ibu saya,” urainya.

Menu inilah yang kerap disajikan di rumah. Saking doyannya, Ucay pun menawarkan kepada teman-temannya. “Wah, ternyata pada suka,” serunya. Ayam suwir ini memang sangat istimewa. Sebagai lauk, ayam suwir dapat disimpan beberapa hari di dalam kulkas.

Baca Juga: Memilih Catering Sehat

Teksturnya kering dengan bumbu yang terserap sempurna. Aroma honje yang khas membuat ayam ini benar-benar tak mudah dilupakan. Kelezatannya ternyata butuh proses yang cukup panjang

“Membuatnya butuh waktu lama, hingga dua hari sampai siap dikirim ke pembeli,” kisah mantan vokalis band indie, Rocket Rockers ini.

Setelah mengungkep ayam bersama bumbu hingga empuk, ayam masih diolah lagi, yakni dibakar, lalu disuwir. Setelah itu, ayam dimasak kembali dengan bumbu honje.

“Kami juga menggunakan 2 jenis bawang merah, yakni yang biasa dan jenis Sumenep agar aromanya lebih sedap,” tambahnya lagi. Kombinasi bumbu rujak honje jadi rahasia lezatnya dapur Ayam

Suwir Ibu Ruli ini. Ayam honje ditawarkan dengan harga Rp 38 ribu dalam kemasan 200 gram. Ada tiga rasa yang bisa Anda coba, yaitu original, pedas, dan ekstra pedas. “Pilihan ekstra pedas paling laku di pasaran,” terang Ucay.

Ucay pertama kali menjualnya di kalangan teman-teman dekatnya. Lamalama ia mulai mencari pasar yang lebih luas dengan cara memasarkannya ke kafe maupun restoran di sekitaran Bandung.

Ucay menerapkan pola kerjasama yang unik. Bukan dengan sistem konsinyasi atau menitip produk secara langsung. Ia meminta pemilik kafe atau kedai untuk memasukkan ayam suwir ini ke dalam daftar menu mereka, untuk dijual bersama nasi hangat. Cara ini terbilang ampuh. Banyak pembeli mulai mengenal ayam suwir honje dan bisa menikmati langsung di beberapa tempat.

Lalu pembeli juga banyak yang memesan langsung dalam kemasan vakum untuk dibawa ke luar kota hingga ke luar negeri, seperti saat naik haji maupun liburan. Cara menikmatinya praktis saja, bisa dikukus, atau dipanaskan dalam wajan. “Pokoknya praktis dan dijamin ketagihan,” promosi Ucay bersemangat.

 

Categories
Resep

Cara Memilih Catering Diet Sehat yang Pasti Pas Buat Kamu

Memilih Catering Diet Sehat di Jakarta – Hai dieters atau kamu yang sedang merencanakan diet pasti dong bingung memilih menu apa saja yang harus dipilih. Apalagi kamu ingin melakukan diet secara personal tanpa bantuan trainer. Nah, supaya gak salah pilih menu-menu kamu bisa nih memanfaatkan layanan catering diet.

Vendor catering gak hanya fokus menyediakan makanan untuk pesta pernikahan, ulang tahun atau acara resmi lainnya. Sudah banyak jasa catering di Indonesia yang juga membuka layanan catering harian, bahkan beberapa fokus untuk makanan diet saja. Mereka juga tidak asal-asalan loh menentukan menu, karena sudah ada pakar gizi yang membantu untuk membuat menu.

 

Cara Mudah Memilih Catering Diet Sehat agar Tidak Kecewa

Banyak keraguan yang pastinya sering dialami ketika hendak memilih diet sehat di Jakarta. Entah itu karena takut rasanya tidak enak atau harganya yang terlampau mahal. Belum lagi menunya tidak sesuai dengan diet yang akan kamu jalani. Oleh karena itu akan lebih baik jika kamu memilih tempat catering dengan teliti supaya pas dengan program diet.

Tenang saja, biasanya jasa catering akan memberikan penjelasan tentang paket diet sehat yang mereka sediakan. Misalnya paket menu untuk diet mayo, diet keto bahkan diet untuk vegetarian.

Dari sini kamu jadi lebih mudah untuk menentukan paket mana yang sesuai. Nah, supaya lebih pas lagi, kamu bisa mengikuti beberapa cara di bawah ini untuk menentukan vendor catering mana yang sebaiknya dipilih.

  1. Sesuaikan dengan budget dan layanan pengiriman

Hal pertama yang harus kamu pastikan adalah berapa budget yang akan kamu habiskan dalam satu bulan pertama untuk jasa catering. Kamu bisa memperkirakan besaran biaya dari harga per satu menu kemudian berapa kali sehari kamu menginginkannya. Apakah sehari tiga kali atau hanya makan siang saja. Kemudian tambahkan dengan biaya pengiriman, untuk bagian ini kamu harus teliti.

Beberapa vendor catering di Depok menyediakan layanan gratis antar tapi biasanya hanya per wilayah saja. Cek kembali apakah wilayah kamu termasuk yang mendapatkan layanan antar gratis. Dengan begitu kamu bisa lebih hemat dalam membiayai program diet.

  1. Cermati bahan yang digunakan khususnya jika ada alergi

Enaknya menggunakan jasa catering adalah kamu tak perlu repot membeli bahan makanan dan meluangkan waktu untuk memasak. Jumlah nutrisi juga akan tercukupi karena menu sudah disesuaikan untuk diet. Tapi karena dimasak oleh orang lain kamu harus cermat dengan bahan makanan apa saja yang digunakan terlebih jika kamu memiliki alergi tertentu.

Kamu perlu menambahkan catatan khusus tentang bahan apa saja yang tidak bisa dikonsumsi. Kemudian lihat pada saat makanan datang, apakah mereka memperhatikan catata yang kamu berikan.

  1. Ambil paket diet dalam dua minggu

Kamu baru pertama kali mencoba mengikuti catering diet sehat jadi kamu perlu mengambil paket setidaknya dua minggu pertama. Dalam dua minggu kamu akan tahu apakah menu-menu yang diberikan sesuai selera dan berhasil. Tapi perlu diingat juga, jika ingin diet turun berat badan kamu harus tetap berolahraga, jangan hanya mengandalkan asupan makan saja.

Apabila dalam dua minggu ternyata cocok, kamu bisa melanjutkan dengan vendor yang sama untuk kedepannya. Selama mencoba dua minggu dan apabila terdapat menu yang kurang sreg kamu bisa kok mengajukan komplain. Lalu perhatikan apakah ada perubahan di menu berikutnya.

Cukup dengan tiga cara ini kamu pasti akan menemukan catering diet sehat mana yang pas. Catering diet sehat bukan hanya untuk kamu yang ingin menurunkan berat badan saja, tetapi juga untuk kamu yang ingin menjaga kebugaran tubuh. Selamat mencoba.

 

 

Categories
Resep

Kroket Tuna Untuk 21 Buah

Bahan kulit: 500 gram kentang kukus, dihaluskan 1/4 sendok teh pala bubuk 1/2 sendok teh merica bubuk 2 sendok makan susu bubuk 1/2 sendok teh garam 1 sendok makan margarin minyak untuk menggoreng

Bahan isi: 1/4 buah bawang bombay, dicincang kasar 2 siung bawang putih, dicincang halus 200 gram tuna, dikukus, disuwir suwir 1/2 sendok teh garam 1/4 sendok teh merica bubuk 1 sendok makan margarin untuk menumis

Bahan pencelup: 2 butir telur, dikocok lepas 100 gram tepung panir oranye halus minyak untuk menggoreng

Cara membuat: 1. Isi, panaskan margarin. Tumis bawang bombay dan bawang putih hingga harum. Masukkan tuna, garam dan merica bubuk. Aduk rata. 2. Kulit, campur kentang, pala bubuk,  merica bubuk, susu bubuk, garam, dan margarin. Aduk rata. 3. Ambil sedikit kulit. Beri isi. Bentuk bulat. 4. Celup ke dalam telur. Gulingkan di atas tepung panir. Goreng dalam minyak yang sudah dipanaskan sampai matang.

Categories
Resep

Sus Ragout Udang Jamur Untuk 40 ala Catering Sehat Jakarta

Stoica.id – Sus Ragout Udang Jamur Untuk 40 ala Catering Sehat Jakarta.

Buah bahan: 250 ml air 125 gram margarin 1/2 sendok teh garam 1/2 sendok teh gula pasir 150 gram tepung terigu protein sedang 200 gram telur

Bahan isi: 175 gram udang, dicincang kasar 75 gram jamur kancing, dipotong-potong 1/2 buah bawang bombay, dicincang halus 3 siung bawang putih, dicincang 1 1/2 sendok makan margarin 3 sendok makan tepung terigu 350 ml kaldu ayam 1 sendok teh garam 1/4 sendok teh merica 1/4 sendok teh gula pasir

Cara membuat: 1. Masak air, margarin, garam, dan gula pasir hingga mendidih. Matikan api. Masukkan tepung terigu sedikit-sedikit. Aduk rata. Nyalakan api kembali. Aduk hingga kalis. Angkat. Dinginkan. 2. Tambahkan telur sedikit-sedikit sambil dikocok rata. Masukkan semua adonan ke dalam plastik segitiga yang telah diberi spuit. Semprotkan adonan ke dalam loyang yang sudah dioles margarin 3. Oven menggunakan api bawah dengan suhu 200 derajat celcius selama 30 menit sampai terlihat matang. Dinginkan. 4. Tumis bawang bombay dan bawang putih sampai harum dalam margarin. Masukkan udang, aduk hingga berubah warna. Masukkan tepung terigu. Aduk hingga berbutir. 5. Tuangkan kaldu sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga meletup-letup. 6. Masukkan jamur kancing, garam, merica, dan gula. Aduk kembali. Angkat. 7. Belah sus tidak putus. Semprotkan isi.

Lumpia Sayur Untuk 11 Buah

Bahan: 11 lembar kulit lumpia b

Ahan isi: 100 gram udang kupas, dicincang kasar 150 gram buncis, diiris serong 150 gram wortel, dipotong korek api 4 siung bawang putih, dicincang halus 1/2 sendok makan kecap ikan 1 sendok makan saus tiram 1/4 sendok teh gula pasir 1/2 sendok teh garam 1/4 sendok teh merica bubuk 1 batang daun bawang, diiris halus 2 sendok makan tepung terigu, larutkan dengan 3 sendok makan air 5 batang kucai, dipotong 2 cm 1 sendok makan minyak untuk menumis 50 ml air minyak untuk menggoreng

Cara membuat: 1. Isi, panaskan minyak. Tumis bawang putih sampai harum. Masukkan udang. Aduk sampai berubah warna. 2. Masukkan buncis dan wortel. Aduk sampai setengah layu. 3. Tambahkan kecap ikan, saus tiram, garam, gula pasir, dan merica bubuk. Aduk rata. 4. Tuang air. Aduk sampai matang. Menjelang diangkat, masukkan daun bawang dan kucai. Aduk rata. 5. Ambil selembar kulit lumpia. Beri isi. Lipat kiri dan kanan. Gulung. Rekatkan dengan bahan perekat. 6. Goreng dalam minyak yang telah dipanaskan di atas api sedang sampai berwarna kuning kecokelatan.

Categories
News

Peluang Rumah Vaksin – Membidik Keluarga Menengah Part 2

Peluang Rumah Vaksin – Membidik Keluarga Menengah Part 2

Trust Level Tinggi Tentu bukan tanpa sebab Rumah Vaksinasi bisa tumbuh relatif cepat. Selain biaya yang murah, layanan yang diberikan rupanya lebih dari standar. “Keunggulan kami dalam pelayanan adalah dalam hal konsultasi. Orangtua yang membawa anaknya untuk vaksinasi bisa bertanya sampai detail ke dokternya, termasuk tentang tumbuhkembang anaknya. Itu yang mereka senangi,” tutur Dr. Ahmad. Menurut alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini, pasien datang untuk mendapatkan layanan imunisasi atau vaksinasi di Rumah Vaksinasi, kebanyakan anakanak. Komposisinya, 80 – 85% pasien anak-anak dan selebihnya pasien dewasa.

Sumber : Jasa Seo Semarang

Semula Rumah Vaksinasi memberi layanan mengingatkan (orang tua) pasien bila tiba waktunya vaksinasi. “Setelah kami evaluasi, layanan tersebut membutuhkan waktu cukup banyak. Bentuk layanan kemudian kami ubah dengan menuliskan jadwal vaksinasi berikutnya di buku catatan imunisasi pasien.” Layanan lebih yang diberikan ini memang memberi keuntungan dari sisi promosi. Dari mulut ke mulut kredibilitas Rumah Vaksinasi dengan mudah menyebar luas. “Akhir-akhir ini (orang tua) pasien yang datang ke sini, sekitar 60% atas rekomendasi temannya,” jelas Dr. Ahmad. Menurut bujangan berusia 27 tahun ini, bidang kesehatan memiliki trust level sangat tinggi.

Misalnya, seseorang yang mau datang ke rumah sakit besar, ia akan bertanya siapa dokter yang bagus. “Ini juga berlaku di vaksinasi. Orang yang datang ke sini untuk vaksinasi dan merasa puas, ia akan merekomendasikan ke temannya. (Rekomendasi) ini jauh dipercaya dibandingkan dengan cara promosi lainnya,” tambahnya. Tak heran, duplikasi Rumah Vaksinasi terjadi cukup cepat. Hanya dalam tempo dua tahun pusat layanan imunisasi dan vaksinasi ini telah hadir di 15 titik. Bagi masyarakat, kondisi ini semakin memudahkan dalam mendapatkan layanan. Namun, bagi pengelolanya kondisi ini melahirkan hal yang sebaliknya.

Ketika cabangnya sudah banyak, Dr. Ahmad dan timnya menghadapi tantangan untuk menjaga agar kualitas layanan tetap bagus. “Ngontrol satudua cabang termasuk mudah. Tapi kalau ngotrol belasan cabang, kami perlu (mengontrol) lebih intens. Untuk mengatasinya, kami membuat grup Whatsapp untuk semua dokter agar bisa saling sharing. Kalau ada hal yang mau ditanyakan bisa lewat situ. Selain itu, saya juga melakukan kunjungan rutin ke cabang-cabang. Mereka juga menyampaikan laporan mengenai kondisi pasiennya setiap bulan. Dari situ, kami bisa memantau. Kalau ada yang bisa diperbaiki, kami bisa mengetahui dari situ,” papar dokter yang tengah menimba ilmu manajemen di Institut Teknologi Bandung ini.

Categories
News

Fitur Multimedia Antara Sony Xperia E3 Dual vs LG L Fino

Fitur Multimedia Antara Sony Xperia E3 Dual vs LG L Fino

Posisi speaker L Fino maupun Xperia E3 Dual sama-sama berada di belakang, di bagian bawah. Ini mudah membuat suara jadi teredam ketika handset diletakkan di meja. Ketika volume disetel pada level tertinggi, keduanya menyalurkan suara yang nyaring dan relatif jernih. SINYAL lebih menyukai warna nada yang dihasilkan Xperia E3 Dual yang lebih variatif berkat equalizer yang didukung ClearAudio+, ClearBass, Surround sound, sampai Clear Stereo; plus Clear Phase, xLOUD, dan Dynamic normalizer untuk speaker.

Sumber : Download Game Ppsspp

L Fino tak punya equalizer seperti itu. Jika L Fino hanya mengandalkan Music bawaan Android, Xperia E3 Dual lebih maju dengan Walkman selain Play Music. Untuk nonton klip video, pengguna Xperia E3 Dual bisa gunakan Movies, sementara pengguna L Fino andalkan player bawaan yang ada di Gallery. FM Radio sama-sama baru berfungsi setelah earset tercolok. L Fino unggulkan fitur Sleep timer dan Recording. Sementara Xperia E3 Dual seperti biasa unggulkan TrackID dan sharing ke Facebook.

Terlepas dari benchmark, keduanya sama-sama mulus.Tapi dalam kondisi normal, rupanya daya tahan keduanya beda tipis. Mungkin saja aktivitas latar yang harus didukung baterai Xperia E3 Dual ternyata lebih banyak sehingga baterainya cukup terkuras. Dengan aktivitas banyak bertelepon, dikombinasi WiFi untuk chatting di WhatsApp, Line, cek Facebook, Twitter, serta sesekali browsing, dari jam 8 pagi sampai jam 8 malam, Xperia E3 Dual menyisakan rataan 15% versus 10% L Fino. Tapi kalau Power management di Xperia E3 Dual diaktifkan, daya tahan baterai meningkat cukup signifikan. L Fino juga punya Battery saver, namun fiturnya lebih simpel dibanding Power management.

Tak tampak UI khusus pada L Fino dan Xperia E3 Dual meski keduanya banyak memasukkan icon dan widget pada Home. Xperia E3 Dual di-default 5 jendela; bisa ditambahi menjadi 7 jendela. L Fino 3 jendela; tak tampak cara menambah jendelanya. Xperia E3 Dual membawa Album, AR eff ect, Back up & Restore, Movies, News from Socialife, Sketch, Sony Select, Xperia Care, TrackID, TrackID TV, Video Unlimited, Walkman, What’s New, sampai Xperia Lounge yang khas Sony. Dari pihak ketiga tampak Facebook, NeoReader, dan Offi ceSuite. L Fino memasukkan Quick Memo+, sampai SmartWorld. Sementara dari pihak ketiga tampak Opera Mini, dan ThinkFree Viewer. Dua-duanya dukung dual GSM dan menggunakan micro SIM. Tambahan icon Dual SIM pada panel layar L Fino memudahkan pindah antar kartu. Di Xperia E3 Dual tak ada pintasan semacam ini. Tapi akses ke masing-masing SIM disediakan.

Categories
Tekno

Keyboard Mobile yang Ringan dan Kokoh

Ahli dalam merancang dan membuat jajaran produk wireless, produsen terkemuka Rapoo selalu menyediakan yang terbaik untuk para konsumennya. Hal ini terbukti dengan salah satu keyboard wireless yang mampir ke dalam lab pengujian CHIP kali ini. Rapoo E6700 masih termasuk ke dalam jajaran T Series. Abjad T sendiri diambil dari kata Touch yang berarti menyediakan Touchpad. E6700 adalah keyboard elegan yang dibalut dengan perpaduan warna hitam dan perak.

Menggunakan desain tata letak dan struktur tombol yang sama dengan notebook, ini adalah keyboard yang ringan dan nyaman. Di sisi kanannya terdapat touchpad yang rupanya juga menyediakan fungsi klik kiri dan kanan seperti pada mouse standar. Uniknya, pengguna tidak akan mendengarkan bunyi “klik” pada tombol ini, benar-benar nyaman dan responsif. Untuk konektivitas, keyboard ini hanya bisa terhubung ke PC melalui koneksi Bluetooth.

Ketersediaan slot micro USB berfungsi untuk mengisi ulang baterai. Bicara tentang daya, baterai yang terpasang pada perangkat ini kualitasnya terbilang baik. Saat sudah tidak bisa menghasilkan daya, baterai ini cukup diisi selama satu jam, kemudian E6700 dapat beroperasi kembali dalam waktu yang sangat lama. Cukup efisien jika membicarakan daya tahan baterai. Feature menarik lainnya adalah keyboard ini mendukung touch gesture.

Setidaknya terdapat tiga jenis perintah tambahan yang dapat diberikan melalui touchpad. Memang tidak disediakan manual pada paket penjulannya, tetapi rangkaian perintah tambahan tersebut dapat dilihat dan dipelajari dengan mudah. Rapoo E6700 adalah keyboard wireless super tipis dengan desain yang elegan dan bobot yang proporsional. Walaupun memiliki touchpad, keyboard ini masih menjadi salah satu perangkat dengan tingkat mobilitas yang relatif tinggi. Jika kita menggunakannya pada notebook, kita serasa enggan menyentuh kembali keyboard notebook.

Categories
News

Gereja Ayam Sudah Seabad Menjadi Saksi Sejarah Bagian 3

Dipenuhi Filosofi Di Sana-Sini

Bangunan religi dan simbolsimbol penuh flosof, merupakan 2 hal yang saling bertautan erat. Khususnya, bangunan-bangunan religi tua yang masih bertahan hingga kini. Gereja Ayam pun demikian. Lambang ayam yang bertengger di atas kubah gereja, merupakan salah satunya.

Menurut Louis, ayam merupakan salah satu pengingat tentang penyangkalan terhadap Yesus Kristus, yang dilakukan oleh salah satu muridnya, Petrus. “Makanya, ayam itu mengingatkan kita, bahwa setiap manusia pasti memiliki masalah masing-masing, tapi jangan sampai kita menyangkal Yesus Kristus,” ucap Louis. Selain lambang ayam, kumpulan 6 lingkaran yang berada di tengah fasad gereja ini pun menyimbolkan banyak hal.

Sebagai contohnya adalah gambar merpati yang merupakan perlambang roh Kudus; gambar jangkar yang menyimbolkan iman yang kuat; serta gambar perahu yang berarti adanya goncangan dalam menghadapi kehidupan. Jadi, untuk menyambut hari Natal nan damai ini, tak ada salahnya bila Anda berkunjung ke gereja penuh sejarah ini, bukan?

Categories
News

Gereja Ayam Sudah Seabad Menjadi Saksi Sejarah Bagian 2

Dari Kapel Kecil, Jadi Gereja Bagi Perantauan

Louis menjelaskan, dahulu gereja ini bermula dari sebuah kapel kecil yang telah ada sejak tahun 1856. Sebagian besar jemaat kapel kecil yang berasal dari kaum pendatang perantau dari Indonesia Timur, para budak Belanda, pedagang Tiongkok, hingga kaum Mur (suku bangsa di Timur Tengah) ini semakin lama semakin bertambah. Terlebih lagi, bangunan kapel kecil ini termakan usia. Tak heran, gagasan membangun gereja mulai muncul untuk mengatasi hal tersebut.

Baca juga : Jual Genset Surabaya

Peletakan batu pertama gereja ini terjadi pada 24 September 1913. Arsitektur bangunan ini dirancang oleh duo arsitek Ed Cuypers dan Hulswit, dengan ciri khas yang mengawinkan gaya arsitektur Neo-Romanik dan Neo-Barok. Akhirnya, gereja yang semula dinamai Hantjes Kerk ini rampung pada tahun 1915. “Prasasti marmernya saja masih tertulis dalam bahasa Belanda, bukti bahwa gereja ini sudah berdiri seabad lamanya,” ujar Louis bercerita.

Mempertahankan Furnitur Asli, Melindungi Artefak Tua

Jika mengingat usianya yang sudah mencapai satu abad, Anda mungkin akan menganggap bangunan dan interior di dalamnya sudah rapuh. Sudah rusak. Sudah usang. Nyatanya, semua anggapan itu salah kaprah. Kami tercengang ketika memasuki bangunan gereja ini, ternyata interior ruangannya masih sangat terawat dan terjaga.

Jajaran kursi berwarna cokelat tua terlihat rapi memenuhi seisi ruang. Ada sebagian kursi yang masih memiliki anyaman rotan sebagai alas duduknya, tapi ada sebagian lagi yang sudah berganti menjadi busa biasa. Di bagian terdepan, mimbar yang terbuat dari kayu jati pun masih kokoh berdiri, tanpa terlihat cacat barang sedikitpun.

Lampu chandelier klasik pun masih menggantung erat di atas plafonnya yang tinggi, berpadu dengan lampu gantung lainnya yang bergaya lebih kontemporer. Setengah dari area gereja ini masih dilapisi oleh lantai ubin. Bahkan, di depan mimbar, kami dapat melihat sebuah Alkitab besar berbahasa Belanda yang ditutupi kaca. “Alkitab ini sudah ada sejak tahun 1855. Ratu Belanda kala itu, Sofa Frederica Matilda memberikannya pada pihak gereja. Dan uniknya, Alkitab ini hanya ada 2; yang satu di sini, yang satunya ada di Belanda,” ujar Louis.

Categories
News

Gereja Ayam Sudah Seabad Menjadi Saksi Sejarah

Hanya segelintir bangunan gereja tua yang masih bertahan apik di Jakarta. Salah satunya, GPIB Pniel, atau yang lebih dikenal dengan nama Gereja Ayam. Kita dapat beribadah di sana, atau sekadar mengagumi desain arsitekturnya. Seperti biasa, laju lalu lintas di sekitar Jalan Samanhudi, Jakarta Pusat, selalu dipadati kendaraan dan para pejalan kaki. Bisingnya bunyi klakson membuat jalanan ini seakan tak pernah sepi.

Baca juga : Jual Genset Semarang

Terlebih lagi, para pengunjung Pasar Baru tepat di belakang jalan nan padat tersebut banyak yang memilih jalanan ini sebagai area parkir yang praktis. Tak heran, jalanan ini terasa sangat penuh dan ramai, terutama bila matahari belum terbenam. Di hoek jalanan tersebut, tepatnya di balik jajaran kios makanan, tampak sebuah bangunan bergaya kolonial yang berdiri dengan gagahnya. Berbeda dengan jalanan sekitarnya yang terdengar gaduh, kompleks bangunan berbentuk unik ini tampak damai.

Tampak tentram. Suara bising seakan tersaring oleh pepohonan di sisi kiri dan kanan bangunan tersebut. Sekilas, bila melihat kompleknya yang tampak bersih dan terawat, bangunan ini tak tampak seperti bangunan tua lainnya. Namun, ketika melihat 2 menara yang menjulang di sisi kiri dan kanan, 6 lingkaran kecil di tengah fasad bangunan, serta kubah khas gaya Eropa di ujung pertemuan atap, jelaslah bangunan ini tak lagi berusia belia.

Terlebih lagi, ketika melihat bentuk ayam jago yang bertengger di atas kubah tersebut. Seketika, kami seakan terhanyut ke dalam masa-masa lampau, ketika Belanda masih berjaya di tanah Batavia. Pemandangan itulah yang menumbuhkan rasa penasaran kami untuk memasuki bangunan religi bernama GPIB Pniel, yang lebih dikenal dengan nama Gereja Ayam ini.

Ketika kami baru menginjakkan kaki kami di pelataran gereja bernuansa krem dan cokelat ini, seorang pria bertopi dan berjaket denim langsung menyambut kami dengan hangat. “Hallo, apa kabar?” ujarnya sembari tersenyum. Ia adalah Estefanus Octavianus Louis, Ketua PHMJ (Pelaksana Harian Majelis Jemaat) GPIB Pniel ini. Sembari mengajak berkeliling gereja, Louis demikian panggilan akrab dari pria bertopi tersebut mulai melantunkan cerita mengenai asal muasal gereja yang kini tengah menjalani proses menjadi bangunan cagar budaya ini.