Categories
News

Fitur Multimedia Antara Sony Xperia E3 Dual vs LG L Fino

Fitur Multimedia Antara Sony Xperia E3 Dual vs LG L Fino

Posisi speaker L Fino maupun Xperia E3 Dual sama-sama berada di belakang, di bagian bawah. Ini mudah membuat suara jadi teredam ketika handset diletakkan di meja. Ketika volume disetel pada level tertinggi, keduanya menyalurkan suara yang nyaring dan relatif jernih. SINYAL lebih menyukai warna nada yang dihasilkan Xperia E3 Dual yang lebih variatif berkat equalizer yang didukung ClearAudio+, ClearBass, Surround sound, sampai Clear Stereo; plus Clear Phase, xLOUD, dan Dynamic normalizer untuk speaker.

Sumber : Download Game Ppsspp

L Fino tak punya equalizer seperti itu. Jika L Fino hanya mengandalkan Music bawaan Android, Xperia E3 Dual lebih maju dengan Walkman selain Play Music. Untuk nonton klip video, pengguna Xperia E3 Dual bisa gunakan Movies, sementara pengguna L Fino andalkan player bawaan yang ada di Gallery. FM Radio sama-sama baru berfungsi setelah earset tercolok. L Fino unggulkan fitur Sleep timer dan Recording. Sementara Xperia E3 Dual seperti biasa unggulkan TrackID dan sharing ke Facebook.

Terlepas dari benchmark, keduanya sama-sama mulus.Tapi dalam kondisi normal, rupanya daya tahan keduanya beda tipis. Mungkin saja aktivitas latar yang harus didukung baterai Xperia E3 Dual ternyata lebih banyak sehingga baterainya cukup terkuras. Dengan aktivitas banyak bertelepon, dikombinasi WiFi untuk chatting di WhatsApp, Line, cek Facebook, Twitter, serta sesekali browsing, dari jam 8 pagi sampai jam 8 malam, Xperia E3 Dual menyisakan rataan 15% versus 10% L Fino. Tapi kalau Power management di Xperia E3 Dual diaktifkan, daya tahan baterai meningkat cukup signifikan. L Fino juga punya Battery saver, namun fiturnya lebih simpel dibanding Power management.

Tak tampak UI khusus pada L Fino dan Xperia E3 Dual meski keduanya banyak memasukkan icon dan widget pada Home. Xperia E3 Dual di-default 5 jendela; bisa ditambahi menjadi 7 jendela. L Fino 3 jendela; tak tampak cara menambah jendelanya. Xperia E3 Dual membawa Album, AR eff ect, Back up & Restore, Movies, News from Socialife, Sketch, Sony Select, Xperia Care, TrackID, TrackID TV, Video Unlimited, Walkman, What’s New, sampai Xperia Lounge yang khas Sony. Dari pihak ketiga tampak Facebook, NeoReader, dan Offi ceSuite. L Fino memasukkan Quick Memo+, sampai SmartWorld. Sementara dari pihak ketiga tampak Opera Mini, dan ThinkFree Viewer. Dua-duanya dukung dual GSM dan menggunakan micro SIM. Tambahan icon Dual SIM pada panel layar L Fino memudahkan pindah antar kartu. Di Xperia E3 Dual tak ada pintasan semacam ini. Tapi akses ke masing-masing SIM disediakan.

Categories
Tekno

Keyboard Mobile yang Ringan dan Kokoh

Ahli dalam merancang dan membuat jajaran produk wireless, produsen terkemuka Rapoo selalu menyediakan yang terbaik untuk para konsumennya. Hal ini terbukti dengan salah satu keyboard wireless yang mampir ke dalam lab pengujian CHIP kali ini. Rapoo E6700 masih termasuk ke dalam jajaran T Series. Abjad T sendiri diambil dari kata Touch yang berarti menyediakan Touchpad. E6700 adalah keyboard elegan yang dibalut dengan perpaduan warna hitam dan perak.

Menggunakan desain tata letak dan struktur tombol yang sama dengan notebook, ini adalah keyboard yang ringan dan nyaman. Di sisi kanannya terdapat touchpad yang rupanya juga menyediakan fungsi klik kiri dan kanan seperti pada mouse standar. Uniknya, pengguna tidak akan mendengarkan bunyi “klik” pada tombol ini, benar-benar nyaman dan responsif. Untuk konektivitas, keyboard ini hanya bisa terhubung ke PC melalui koneksi Bluetooth.

Ketersediaan slot micro USB berfungsi untuk mengisi ulang baterai. Bicara tentang daya, baterai yang terpasang pada perangkat ini kualitasnya terbilang baik. Saat sudah tidak bisa menghasilkan daya, baterai ini cukup diisi selama satu jam, kemudian E6700 dapat beroperasi kembali dalam waktu yang sangat lama. Cukup efisien jika membicarakan daya tahan baterai. Feature menarik lainnya adalah keyboard ini mendukung touch gesture.

Setidaknya terdapat tiga jenis perintah tambahan yang dapat diberikan melalui touchpad. Memang tidak disediakan manual pada paket penjulannya, tetapi rangkaian perintah tambahan tersebut dapat dilihat dan dipelajari dengan mudah. Rapoo E6700 adalah keyboard wireless super tipis dengan desain yang elegan dan bobot yang proporsional. Walaupun memiliki touchpad, keyboard ini masih menjadi salah satu perangkat dengan tingkat mobilitas yang relatif tinggi. Jika kita menggunakannya pada notebook, kita serasa enggan menyentuh kembali keyboard notebook.

Categories
News

Gereja Ayam Sudah Seabad Menjadi Saksi Sejarah Bagian 3

Dipenuhi Filosofi Di Sana-Sini

Bangunan religi dan simbolsimbol penuh flosof, merupakan 2 hal yang saling bertautan erat. Khususnya, bangunan-bangunan religi tua yang masih bertahan hingga kini. Gereja Ayam pun demikian. Lambang ayam yang bertengger di atas kubah gereja, merupakan salah satunya.

Menurut Louis, ayam merupakan salah satu pengingat tentang penyangkalan terhadap Yesus Kristus, yang dilakukan oleh salah satu muridnya, Petrus. “Makanya, ayam itu mengingatkan kita, bahwa setiap manusia pasti memiliki masalah masing-masing, tapi jangan sampai kita menyangkal Yesus Kristus,” ucap Louis. Selain lambang ayam, kumpulan 6 lingkaran yang berada di tengah fasad gereja ini pun menyimbolkan banyak hal.

Sebagai contohnya adalah gambar merpati yang merupakan perlambang roh Kudus; gambar jangkar yang menyimbolkan iman yang kuat; serta gambar perahu yang berarti adanya goncangan dalam menghadapi kehidupan. Jadi, untuk menyambut hari Natal nan damai ini, tak ada salahnya bila Anda berkunjung ke gereja penuh sejarah ini, bukan?

Categories
News

Gereja Ayam Sudah Seabad Menjadi Saksi Sejarah Bagian 2

Dari Kapel Kecil, Jadi Gereja Bagi Perantauan

Louis menjelaskan, dahulu gereja ini bermula dari sebuah kapel kecil yang telah ada sejak tahun 1856. Sebagian besar jemaat kapel kecil yang berasal dari kaum pendatang perantau dari Indonesia Timur, para budak Belanda, pedagang Tiongkok, hingga kaum Mur (suku bangsa di Timur Tengah) ini semakin lama semakin bertambah. Terlebih lagi, bangunan kapel kecil ini termakan usia. Tak heran, gagasan membangun gereja mulai muncul untuk mengatasi hal tersebut.

Baca juga : Jual Genset Surabaya

Peletakan batu pertama gereja ini terjadi pada 24 September 1913. Arsitektur bangunan ini dirancang oleh duo arsitek Ed Cuypers dan Hulswit, dengan ciri khas yang mengawinkan gaya arsitektur Neo-Romanik dan Neo-Barok. Akhirnya, gereja yang semula dinamai Hantjes Kerk ini rampung pada tahun 1915. “Prasasti marmernya saja masih tertulis dalam bahasa Belanda, bukti bahwa gereja ini sudah berdiri seabad lamanya,” ujar Louis bercerita.

Mempertahankan Furnitur Asli, Melindungi Artefak Tua

Jika mengingat usianya yang sudah mencapai satu abad, Anda mungkin akan menganggap bangunan dan interior di dalamnya sudah rapuh. Sudah rusak. Sudah usang. Nyatanya, semua anggapan itu salah kaprah. Kami tercengang ketika memasuki bangunan gereja ini, ternyata interior ruangannya masih sangat terawat dan terjaga.

Jajaran kursi berwarna cokelat tua terlihat rapi memenuhi seisi ruang. Ada sebagian kursi yang masih memiliki anyaman rotan sebagai alas duduknya, tapi ada sebagian lagi yang sudah berganti menjadi busa biasa. Di bagian terdepan, mimbar yang terbuat dari kayu jati pun masih kokoh berdiri, tanpa terlihat cacat barang sedikitpun.

Lampu chandelier klasik pun masih menggantung erat di atas plafonnya yang tinggi, berpadu dengan lampu gantung lainnya yang bergaya lebih kontemporer. Setengah dari area gereja ini masih dilapisi oleh lantai ubin. Bahkan, di depan mimbar, kami dapat melihat sebuah Alkitab besar berbahasa Belanda yang ditutupi kaca. “Alkitab ini sudah ada sejak tahun 1855. Ratu Belanda kala itu, Sofa Frederica Matilda memberikannya pada pihak gereja. Dan uniknya, Alkitab ini hanya ada 2; yang satu di sini, yang satunya ada di Belanda,” ujar Louis.

Categories
News

Gereja Ayam Sudah Seabad Menjadi Saksi Sejarah

Hanya segelintir bangunan gereja tua yang masih bertahan apik di Jakarta. Salah satunya, GPIB Pniel, atau yang lebih dikenal dengan nama Gereja Ayam. Kita dapat beribadah di sana, atau sekadar mengagumi desain arsitekturnya. Seperti biasa, laju lalu lintas di sekitar Jalan Samanhudi, Jakarta Pusat, selalu dipadati kendaraan dan para pejalan kaki. Bisingnya bunyi klakson membuat jalanan ini seakan tak pernah sepi.

Baca juga : Jual Genset Semarang

Terlebih lagi, para pengunjung Pasar Baru tepat di belakang jalan nan padat tersebut banyak yang memilih jalanan ini sebagai area parkir yang praktis. Tak heran, jalanan ini terasa sangat penuh dan ramai, terutama bila matahari belum terbenam. Di hoek jalanan tersebut, tepatnya di balik jajaran kios makanan, tampak sebuah bangunan bergaya kolonial yang berdiri dengan gagahnya. Berbeda dengan jalanan sekitarnya yang terdengar gaduh, kompleks bangunan berbentuk unik ini tampak damai.

Tampak tentram. Suara bising seakan tersaring oleh pepohonan di sisi kiri dan kanan bangunan tersebut. Sekilas, bila melihat kompleknya yang tampak bersih dan terawat, bangunan ini tak tampak seperti bangunan tua lainnya. Namun, ketika melihat 2 menara yang menjulang di sisi kiri dan kanan, 6 lingkaran kecil di tengah fasad bangunan, serta kubah khas gaya Eropa di ujung pertemuan atap, jelaslah bangunan ini tak lagi berusia belia.

Terlebih lagi, ketika melihat bentuk ayam jago yang bertengger di atas kubah tersebut. Seketika, kami seakan terhanyut ke dalam masa-masa lampau, ketika Belanda masih berjaya di tanah Batavia. Pemandangan itulah yang menumbuhkan rasa penasaran kami untuk memasuki bangunan religi bernama GPIB Pniel, yang lebih dikenal dengan nama Gereja Ayam ini.

Ketika kami baru menginjakkan kaki kami di pelataran gereja bernuansa krem dan cokelat ini, seorang pria bertopi dan berjaket denim langsung menyambut kami dengan hangat. “Hallo, apa kabar?” ujarnya sembari tersenyum. Ia adalah Estefanus Octavianus Louis, Ketua PHMJ (Pelaksana Harian Majelis Jemaat) GPIB Pniel ini. Sembari mengajak berkeliling gereja, Louis demikian panggilan akrab dari pria bertopi tersebut mulai melantunkan cerita mengenai asal muasal gereja yang kini tengah menjalani proses menjadi bangunan cagar budaya ini.

Categories
News

Berbagai Jurus Untuk Terkoneksi dari Huawei

Berbagai Jurus Untuk Terkoneksi dari Huawei

Untuk mendapatkan akses data atau Internet yang terjamin kelancarannya, urusannya tak sederhana. Kita harus menyiapkan berbagai pernik. Untuk terkoneksi, kita mungkin butuh modem berbentuk dongle USB, atau juga butuh mobile WiFi, atau butuh WiFi extender. Makin bergantung kita pada Internet, makin harus siap dengan berbagai gaya dan jurus. Makin harus siap dengan berbagai tool. Melalui PT Datascrip, yang merupakan authorized distributor di Indonesia, Huawei meluncurkan tujuh peranti nirkabel sekaligus, untuk menjamin kelangsungan berinternet kita. Peranti ini berupa enam perangkat nirkabel Wi-Fi yaitu mobile Wi-Fi Huawei E5336, wireless dongle Huawei E8231, 3G dongle Huawei E3531 & ultra slim dongle Huawei E3533, Wi-Fi extender Huawei WS 331C, router Huawei WS 319, serta satu seri Bluetooth speaker Huawei AM10.

Sumber : Gigapurbalingga

Mobile Wi-Fi Huawei E5336

Dengan mobile Wi-Fi Huawei E5336 ini pengguna bisa berbagi hingga 10 perangkat, baik itu laptop, tablet maupun smartphone. Desainnya unik, mungil, dan ringkas untuk dibawa ke mana saja. Baterainya bisa bertahan hingga 6 jam selama pemakaian atau 12 hari dalam keadaan standby. Layar LCD 1,45 inci, memungkinkan pengguna melihat indikator kekuatan sinyal dan kapasitas baterai yang tersisa. Alat ini juga bisa menjadi Wi-Fi extender yang juga akan membagi sinyal Wi-Fi ke 10 perangkat yang berbeda.

Modem USB Huawei E8231

Cukup menghubungkan ke port USB adaptor di stop kontak listrik rumah atau port USB di mobil, Anda sudah dapat menikmati sinyal Wi-Fi dari Huawei E8231. Kecepatan downloadnya mencapai 21,6 Mbps, mendukung untuk jaringan 3G (UMTS) HSPA+ dan 2G (GSM, GPRS and EDGE). Pengguna bisa berbagi sinyal Wi-Fi ke 10 perangkat yang berbeda secara bersamaan.

WiFi Extender Huawei WS 331C

Jika sinyal Wi-Fi di tempat Anda berada terlalu lemah, Huawei menghadirkan WS 331C, Wi-Fi extender yang sekaligus bisa difungsikan sebagai router. WS 331C memiliki dua antena pemancar sinyal, namun dimensinya yang hanya 76 x 42 x 69 mm membuatnya sangat fl eksibel serta mudah dibawa bepergian.

Router Huawei WS 319

Huawei menghadirkan router WS 319, router multifungsi ini mendukung konektivitas Wi-Fi 802.11 bgn dengan empat port Ethernet 10100 Mbps RJ-45. Satu port dijadikan port utama untuk akses data berbasis kabel LAN. Dimensinya kompak, hanya 160 x 32 x 110 mm, dengan dua antena luar. Huawei WS 319 juga memiliki fitur parental lockuntuk memblok situssitus yang tidak diinginkan. Operasionalnya dapat dilakukan melalui aplikasi Huawei RuMate, yang bisa diunduh melalui sistem operasi Android serta iOs. Dengan RuMate pengguna bisa mengatur waktu operasional router dari jarak jauh.

Categories
News

Acer Iconia W4 vs Asus Transformer Book T100 – Pilih Tablet atau Netbook

Acer Iconia W4 vs Asus Transformer Book T100 – Pilih Tablet atau Netbook

Kedua pabrikan ini terkenal kompetisinya di dunia komputer.Tak Cuma bersaing di sana, keduanya juga berjibaku di ranah tablet. Dua tablet terbarunya yang berbasis Windows 8 menjadi bukti. Kami pun menyandingkan untuk dikomparasi, sebagai bahan pertimbangan Anda ketika ingin membeli. Desain Tablet Iconia W4 jelas lebih kecil dan lebih ringan daripada Transformer Book T100. Secara visual, permukaan case belakang Iconia W4 lebih aman dari bekas jemari – apalagi bila sudah tersembunyi di balik cover. Berbeda dengan permukaan case belakang Transformer Book T100 yang mengilap dan menyisakan banyak jejak jemari.

Sumber : Wa Web

Bentuk tablet Transformer Book T100 cenderung ditujukan untuk pemakaian secara landscape, sementara Iconia W4 cenderung secara portrait. Namun pada dasarnya layar keduanya dilengkapi moda yang otomatis menyesuaikan arah ke landscape maupun portrait. Iconia W4 meletakkan tombol Windows di bawah layar (pada posisi portrait); Transformer Book T100 menaruhnya di kiri bodi (pada posisi landscape). Selain itu, Iconia W4 memasang tombol power di atas bodi; mic, volume dua arah, port HDMI, slot microSD, di kanan bodi; port microUSB, jack 3.5 mm, dan dua speaker di bawah bodi. Kamera ada dua, yaitu kamera utama di belakang bodi, dan kamera depan di atas layar.

Transformer Book T100 menempatkan tombol power dan mic di atas bodi; volume dua arah menemani tombol Windows tadi di kiri bodi; slot microSD, port micro USB, dan port HDMI di kanan bodi; dan port docking di bawah bodi. Hanya satu kamera, yaitu kamera depan di atas layar. Keyboard Tablet dan keyboard fisik Transformer Book T100 bisa disatukan menggunakan docking. Tablet dan keyboard fisik Iconia W4 tetap berdiri sendiri-sendiri; keduanya “digabungkan” oleh cover tambahan, dan dikoneksikan oleh Bluetooth. Ketika keyboard terpasang pada tablet, Transformer Book T100 berubah jadi netbook. Ini terasa lebih akrab bagi pengguna yang sebelumnya biasa pakai netbook. Khususnya karena keberadaan touchpad untuk pengoperasian kursor.

Pada keyboard fisik Transformer Book T100 ada port USB, dan tentu saja port docking. Sementara itu, pengguna yang sebelumnya biasa pakai tablet dan keyboard terpisah, akan lebih familiar dengan Iconia W4. Pengguna netbook bisa jadi merasa sedikit sempit, mengingat dimensi bodi memang untuk layar 8 inch. Di keyboard fisik Iconia W4 hanya tampak port microUSB. Fungsinya memang hanya untuk isi ulang baterai keyboard. Layar Layar 10.1 inch milik Transformer Book T100 tentunya lebih lega. Meski begitu, 8 inch milik Iconia W4 sebetulnya juga terbilang luas. Kedua tablet menggunakan layar berteknologi In-Plane Switching (IPS). Di atas kertas, resolusi 1280×800 pixels dengan kedalaman 189 ppi milik Iconia W4 tampak lebih baik dibanding 1366×768 dengan 155 ppi milik Transformer Book T100. Namun saat dipakai, bagi kami perbedaannya tak begitu terasa.

Detil objek tampak tajam, dan warna tampak natural. Respon layar sama-sama gesit, dan sama-sama dukung multitouch. Kinerja, Antarmuka, Aplikasi Sama-sama berbekal prosesor Intel Bay Trail 1.3 GHz quad-core dan RAM 2 GB, kinerja keduanya terasa mirip. Sama-sama menggunakan Windows 8, tampilan halaman secara keseluruhan relatif sama. Perbedaan yang paling jelas tentu saja pada grup tile Acer apps dan Asus apps. Di Acer antara lain tampak Acer Explorer, Acer Portal, Acer Docs, sampai Acer Remote Files sebagai software khasnya. Selain itu, Acer masukkan juga 7 digital, TuneIn, Music Maker Jam, Games, NewsXpresso, Evernote Touch, Skitch Touch, kindle, sampai amazon dari pihak ketiga.

Sementara di Asus diantaranya tampak Asus PhotoDirector, Asus WebStorage, sampai Asus PowerDirector sebagai software khas. Selain itu ada One Note, dan Microsoft Office dari Microsoft. Penambahan software tentunya mudah dilakukan dari Store yang didukung Microsoft. Dengan pengaturan default, kami coba nonton video dan main game masing-masing selama sekitar satu jam, Iconia W4 lebih cepat berkurang persentase baterainya. Secara keseluruhan, baterai Iconia bertahan rata-rata tujuh jam, sementara Transformer Book T100 bertahan rata-rata sembilan jam.

Categories
News

Cara Mendapatkan Informasi Pajak Dari Layanan Pajak

Cara Mendapatkan Informasi Pajak Dari Layanan Pajak

Untuk membantu meningkatkan jumlah wajib pajak yang melaporkan SPT Tahunan pada tahun ini pemerintah Indonesia membuka layanan khusus pemberian informasi yang berhubungan dengan pelaporan SPT secara online melalui media social Twitter dan live chat di pajak.go.id. Layanan tersebut merupakan layanan informasi tambahan selain layanan telepon 1 500 200 di kring pajak. Lantas apa saja sih layanan yang diberikan oleh pemerintah tersebut?.

Sumber : Gotax

Pemberian Electric Filing/EFIN

Wajib pajak yang tidak sengaja melupakan nomor identitas pelaporan elektronik (EFIN) bisa menerima kembali nomornya setelah selesai melakukan konfirmasi data berikut:

  1. NPWP
  2. Nama
  3. Alamat yang terdaftar saat melakukan registrasi EFIN
  4. Alamat email maupun nomor telepon terdaftar
  5. Tahun terakhir melaporkan SPT Tahunan

Jika ingin prosesnya cepat, diharapkan Anda bisa memberikan semua data-data tersebut sehingga petugas kring pajak dapat mencocokan data yang ada dengan sistem DJP, jika benar data yang diberikan otomatis akan diberikan email balasan dari informasi@pajak.go.id yang isinya informasi seputar EFIN di dalam file format PDF yang diproteksi dengan password yang bisa ditemukan di email yang sama.

Pemberian Informasi Kode Billing

Layanan informasi ini tidak hanya membantu WP mendapatkan kembali EFIN mereka, namun juga memberikan informasi seputar kode pembayaran atau kode verifikasi penyampaian Surat Pemberitahuan Tahunan pajak khususnya untuk WP yang mengalami kesulitan dalam menerima kode billing SPT , berikut ini data yang perlu diberikan saat ingin mendapatkan kode billing dari layanan pajak:

  1. NPWP
  2. Nama
  3. EFIN
  4. Alamat email aktif dan nomor telepon terdaftar
  5. Jenis SPT-nya apa

Wajib pajak akan menyampaikan data yang diminta oleh petugas, dan bila ada data yang cocok dengan data di sistem DJP maka petugas akan mengirimkan informasi seputar kode verifikasi secara langsung pada WP yang mengalami kendala tersebut, bisa via phone atau email.

Pemberian informasi melalui live chat, twitter atau telepon hanya bisa dilayanan selama jam operasional kantor layanan informasi serta pengaduan DJP setiap Senin-Jumat dari pukul 08.00-16.00.

Categories
News

Apa itu Gempa

Gempa itu peristiwa alam biasa. Bukan rekayasa adu kebohongan atau mempermalukan orang, seperti cara memilih calon wakil presiden. Memang para ahli geologi belum bisa memprediksi kapan gempa itu terjadi. Tapi lempengan dan patahan yang ada di bumi, sudah bisa dipelajari dan Indonesia adalah negeri yang rawan gempa. Namun kita akan menjadi bangsa yang sulit maju–dengan bahasa lebih kasar, tetap dungu–jika setiap ada gempa dikaitkan dengan hal-hal yang tak nalar. Misalnya menyebut gempa 7 skala Richter di Lombok yang terjadi Ahad lalu, disebabkan Gubernur Nusa Tenggara Barat mengalihkan dukungan ke Jokowi. Bercanda? Bisa jadi, meski kurang etis bercanda di tengah anak-anak pengungsi yang kelaparan. Juga kurang elok, jika gempa dikaitkan dengan ramalan yang nyaris takhayul. Contohnya membuka primbon Jawa lalu menemukan catatan, gempa bumi yang terjadi di bulan Dzul Qaidah adalah alamat akan terjadi kekacauan dalam negara, ada perebutan kekuasaan. Uniknya di setiap etnis budaya bertebaran primbon semacam itu. Di Bali ada primbon yang menyebutkan, gempa di Sasih Karo (bulan kedua kalender Saka Bali) yang terjadi Ahad lalu, pertanda banyak orang saling memfitnah. Kalau dikait-kaitkan dengan situasi saat ini, bisa jadi masuk akal. Bukankah menjelang pemilu serentak yang juga memilih presiden, kekuasaan diperebutkan dengan licik? Dan bukankah dalam perebutan kekuasaan itu fitnah berseliweran, baik fitnah yang serius maupun fitnah yang rada bercanda, seperti adanya jenderal kardus? Masalahnya, apakah kita mau terseret pada cara-cara seperti ini untuk memaknai datangnya gempa. Harusnya kita berpikir yang jauh lebih rasional terhadap apa yang perlu kita evaluasi setelah gempa terjadi, yakni kalau kita menyadari hidup di negeri yang rawan gempa, bagaimana seharusnya kita menyiasati hidup ini agar korban tak banyak berjatuhan saat bencana alam itu datang.

Posisi negeri kita sudah jelas berada di pertemuan tiga lempeng utama dunia, yaitu lempeng Eurasia, Indoaustralia, dan Pasifik. Gempa sewaktu-waktu datang, bagaimana permukiman dan kota-kota yang berada di jalur lempeng utama dunia itu harus dibangun. Gempa besar dengan pusat di Bali Utara–masih dalam garis lempeng utama dunia seperti halnya di Lombok–terjadi pada 1976. Ribuan rumah luluh lantak dan 400 jiwa lebih korban tewas. Namun rumah-rumah tradisional Bali, terutama lumbung padi yang hampir tiap keluarga memilikinya, tak ada yang roboh. Di pusat gempa, seperti Seririt, paling bangunan itu miring. Kenapa begitu sakti? Ternyata leluhur kita punya teknik membuat bangunan yang tahan goyangan. Sambungan kayu tak memakai paku, tapi menggunakan apa yang disebut lait dengan ikatan tali yang kuat tapi elastis. Direktorat Cipta Karya kemudian menyebarkan teknik yang dikuasai para undagi, sebutan arsitek tradisional Bali, itu dengan menerbitkan buku pedoman bagaimana membangun di kawasan rawan gempa. Masyarakat mengikutinya karena memang trauma dengan musibah gempa. Kini, masih adakah bangunan tahan gempa itu? Sudah lama hilang. Bahkan pemerintah sudah tak lagi peduli apa itu bangunan tahan gempa, apalagi rakyatnya mungkin juga tak tahu.

Teori para leluhur bagaimana membangun di kawasan rawan gempa barangkali cuma ada di rak perpustakaan fakultas teknik arsitektur. Alasan kenapa hal itu dilupakan juga menarik: kan sudah lama tak ada gempa. Apa kita cukup berdoa agar gempa tak datang? Lalu kalau ada gempa kita mencari siapa yang disalahkan sembari mengkaitkan dengan situasi kekinian? Betapa dungunya kita

Categories
Rumah

Ingin Rumahmu Lebih Sejuk ? Simak Tipsnya

Ingin Rumahmu Lebih Sejuk ? Simak Tipsnya – cara paling mudah mengurangi kadar karbon dioksida (CO2) dalam udara adalah dengan menanam pohon. Karbon dioksida dari udara akan di serap oleh pohon, diolah, kemudian keluar menjadi oksigen. Tapi, dari sekian banyak jenis pohon yang ada, tak semuanya mempunyai kapasitas menyerap karbon dioksida yang sama. Beda pohon, beda daya serapnya. Pohon trembesi (Samanea saman), contohnya. Pohon menjulang yang jamak ditemui di sisi jalan atau taman kota ini sangat efektif menyerap kadar karbon di udara. Pohon ini mampu menyerap karbon hingga 28.448,39 kg/pohon/tahun. Lain cerita dengan pohon sirsak yang hanya memiliki kemampuan menyerap CO2 sebesar 75 kg/pohon/tahun. Memilah jenis pohon dengan daya serap kabon yang besar, cukup mudah. Semakin luas permukaan daun sebuah pohon, semakin besar pula daya serap kabon dioksida. Kuantitas jumlah daun dalam satu pohon juga ikut memengaruhi walaupun tak sepenuhnya. Tak heran pohon-pohon berukuran besar menjadi penyerep karbon dioksida yang ampuh. Hambatan lantas muncul saat Anda sebagai pemilik rumah ingin memasukan pohon dalam taman. Dengan ukuran pohon dewasa yang besar, pohon menjadi ini kurang elok bila ditempatkan di dalam rumah. Terlebih jika luas taman rumah terbatas. Namun, kekhawatiran bisa diatasi jika Anda bisa tepat memilih pohon. Sebagai panduan, berikut 10 jenis jenis pohon dengan skala sedang dan cocok untuk rumah Anda. Tanaman Hias Penjernih Udara Selain menyerap karbon dioksida, beberapa jenis tanaman juga mampu berfungsi sebagai penjernih udara. Tanaman seperti lidah buaya, pakis boston, hingga lili paris mampu mengurangi kadar polutan jahat di udara. Polutan udara semacam benzena, formaldehida, dan xilena bisa tereduksi. Udara dalam ruang rumah pun bisa lebih bersih. Tertarik?

Berikut 10 jenis tanaman yang bisa berfungsi sebagai air purifi er.

  • Lili Paris Tanaman ini cocok untuk mengurangi gas beracun yang ada di dalam (Chlorophytum comosum) rumah seperti formaldehida dan xilena. Agar lebih maksimal menyerap polutan, Anda dapat menempatkan tanaman ini di area ini sangat banyak karbon monoksida. Contohnya, dapur atau berdekatan dengan kompor.
  • Pakis Pakis boston mampu mengurangi polusi udara dan gas benzena, Boston (Nephrolepis exaltata bostoniensis) formaldehida, dan xilena. Cocok ditanam di area yang lembap dengan cahaya matahari tak langsung.
  • Bintang Bagi penderita asma dan alergi, tanaman jenis ini cocok untuk Terang (Hedera helix) ditempatkan dalam rumah. Penanamannya mudah asalkan mendapatkan sinar matahari yang cukup. Mempunyai kemampuan menyerap gas berbahaya seperti benzena, formaldehida, dan gas-gas yang kerap dihasilkan produk sintetis.
  • Palem Kuning ( Cocok ditempatkan di sebelah furnitur kayu yang baru selesai dilapis Chrysalidocarpus lutescens) cat/pernis atau di dekat karpet baru. Mampu menyerap racun seperti formalin dan xilena.
  • Sirih Sangat efi sien untuk menghilangkan polutan dalam ruangan seperti Belanda (Epipremnum aureum) benzena, formaldehida, dan xilena. Cocok untuk menjadi penutup tembok rumah karena bersifat merambat.
  • Lidah Selain bisa menjadi produk perawatan kulit dan bahan makanan, Buaya/Aloe Vera (Aloe barbadensis) tanaman lidah buaya juga bisa berfungsi sebagai menjadi fi lter emisi gas yang dikeluarkan material beracun. Mudah diperoleh di toko tanaman dan cocok ditempatkan di dalam ruangan.
  • Aglaonema Mampu menjadi penyaring kadungan racun di udara seperti (Aglaonema modestum) benzena dan formaldehida. Tak membutuhkan banyak air dan cahaya matahari untuk perawatannya.
  • Lidah Mempunyai kekampuan menyerap formaldehida, nitrogen oksida, dan Mertua (Sansevieria trifasciata) beragam bahan kimia lain yang hadir di udara. Kerap menjadi penghias di area taman rumah.
  • Dracaena Walau mempunyai pertumbuhan yang lambat, tanaman ini bisa (Dracaena marginata) menghilangkan formalin dan benzena dari udara. Termasuk mampu menyaring racun lain yang ada di udara.
  • Spathiphyllum ( Tanaman dengan bunga putih ini mampu mengurangi mengurangi Spathiphyllum sp.) racun dalam ruangan penyebab kanker. Perawatannyan mudah dan membantu dalam menghilangkan benzena dan formaldehida di dalam rumah.

Tips terakhir yang tidak kalah penting adalah menyediakan genset jakarta yang berkualitas dan bergaransi resmi. Pastikan kamu membeli genset di supplier jual genset jakarta yang terpercaya di Indonesia